Tag Archives: Windows XP

Link Download Driver Compaq CQ40-538TU Windows XP

Sebelumnya, baca terlebih dahulu :
1. Membuat Slipstream Windows XP dengan Intel SATA AHCI Driver.
2. Install Windows XP dan Driver di Compaq CQ40-116TU.
3. Langkah-Langkah Install Driver CQ40-116TU di Windows XP.
Artikel diatas dapat membantu anda dalam melakukan penginstallan, meskipun tipe laptop berbeda, tetapi konsepnya sama.

Driver :
1. Driver Chipset Intel (Product : Intel® Chipset Device Software; Target Chipset : Intel® 5, 4, 3, 900 Series Chipset) (SP38326).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (5.120 KB).
Part 3 Download (5.120 KB).
Part 4 Download (1.624 KB).

2. Microsoft UAA Bus Driver for HD Audio (SP32646).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (5.120 KB).
Part 3 Download (5.120 KB).
Part 4 Download (5.120 KB).
Part 5 Download (5.120 KB).
Part 6 Download (4.221 KB).
Jika anda menggunakan Windows XP SP3, install patch ini (KB835221) :
Download (627 KB).

Lakukan RESTART setelah menginstall Microsoft UAA Bus Driver for HD Audio (SP32646).

3. Conexant High Definition Audio (SP41610).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (4.743 KB).

4. Intel® Mobile Graphics Express 45 Chipset Family GMA 4500 Series.
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (1.628 KB).

5. Ethernet Realtek RTL8102E Family PCI-E Fast Ethernet NIC (SP38329).
Download (3.759 KB).

6. Intel® PRO/Wireless 3945 A/B/G Network Connection (SP42362).
Download (4.107 KB).
Untuk tipe Broadcom (SP39912) :
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (1.361 KB).

7. HP Wireless Assistant (SP45222).
Download (3.918 KB).

8. Modem Device On High Definition Audio Bus (SP39671).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (5.120 KB).
Part 3 Download (5.120 KB).
Part 4 Download (2.279 KB).

9. JMicron JMB38X Flash Media Controller/Card Reader Host Controller (SP40221).
Download (3.299 KB).

10. TouchPad (SP31075).
Download (3.179 KB).

11. Cyberlink YouCam Software v2.0 (SP42568).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (5.120 KB).
Part 3 Download (5.120 KB).
Part 4 Download (5.120 KB).
Part 5 Download (5.120 KB).
Part 6 Download (5.120 KB).
Part 7 Download (5.120 KB).
Part 8 Download (5.120 KB).
Part 9 Download (5.042 KB).

12. LightScribe System Software (SP42529).
Part 1 Download (5.120 KB).
Part 2 Download (3.297 KB).

Virus Free !!! Tested by :
Kaspersky Internet Security 7, Database 13-11-2009
Avira AntiVir Personal, Database 13-11-2009

Password untuk semua file : sGun
Anda membutuhkan WinRAR untuk mengekstrak semua file.
Ekstrak semua file ke dalam harddisk anda sebelum dijalankan.

Ini hanyalah tutorial, segala resiko dan kerusakan anda tanggung sendiri. Saya tidak bertanggung jawab terhadap segala akibat yang terjadi. 🙂


Mengatasi Masalah Scandisk Berulang Pada Windows XP

Pernahkah komputer anda dimatikan tanpa melalui proses shutdown? Hampir 99% pasti menjawab ‘pernah’. Meskipun hal ini terjadi secara tidak sengaja, seperti saat listrik padam, dan sialnya komputer kita tidak memakai UPS…

Lalu apa yang terjadi ketika anda menyalakan kembali komputer anda? Jika anda memakai OS Windows pasti anda akan dibawa ke layar ScanDisk terlebih dahulu oleh Windows anda sebelum komputer anda dapat digunakan kembali.

Ahh… terlalu lama proses ScanDisk ini, saya tekan keyboard saja biar di-skip. Eitt… jangan dulu, sebab proses ScanDisk ini sangatlah diperlukan oleh OS Windows agar file maupun filesystem yang ada pada harddisk anda terjamin keutuhannya.

Ketika komputer kita dimatikan secara mendadak tanpa melalui proses shutdown, maka yang terjadi adalah file-file dan atau program yang sedang dibuka/berjalan tidak disimpan seutuhnya di dalam harddisk anda, bahkan mungkin tidak tersimpan sama sekali. File-file yang tidak utuh (hanya tersimpan sebagian) ini dapat mengganggu filesystem yang digunakan, dan apabila kasusnya sudah parahh… maka filesystem yang ada pada harddisk dapat rusak dan jalan keluarnya yaitu format harddisk anda.

Disarankan agar anda melalui proses ScanDisk ini sampai selesai. Hal ini bertujuan agar file-file yang tidak tersimpan sempurna tersebut dapat di bersihkan oleh OS. Sehingga tidak mengganggu, dan tentunya file-file tersebut tidak diperlukan lagi karena tidak dapat kita gunakan.

Nahh… untuk kasus yang satu ini mungkin tidak semua orang pernah mengalami.
Kasusnya seperti ini : Biasanya jika kita telah melakukan scandisk yang disarankan oleh Windows ketika komputer kita tidak dimatikan dengan benar, maka pada booting berikutnya, kita tidak akan diminta untuk melakukan scandisk lagi. Tapiii… ini koq diminta scandisk lagi??? Dicoba deh di restart lagi… Ehh… kok masih diminta scandisk lagi… Dan kejadian ini akan berulang terus setiap kita menyalakan komputer. Kenapa yah???

Ada 2 jawaban :
1.Karena adanya kesalahan yang dilakukan oleh Windows, lebih tepat dapat dikatakan sebagai Bug. Yaitu setelah proses scandisk selesai dilakukan, Windows ‘lupa’ menghapus registry yang berfungsi untuk melakukan scandisk otomatis pada saat system booting. Ini hal yang paling banyak terjadi pada Windows XP.
2.Karena adanya masalah pada partisi harddisk anda, atau harddisk anda memiliki masalah fisik.
Solusinya :
1.Untuk kemungkinan 1, kita dapat memperbaiki registry Windows secara manual. Caranya :
a.Pilih menu Start – Run- ketik : regedit – tekan enter.
b.Cari key BootExecute di HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSession Manager seperti pada gambar.

Regedit

Regedit

Key BootExecute ini seharusnya kosong, tidak ada isi/value nya. Untuk mengubahnya, dobel klik pada key tersebut, kemudian kosongkan isinya, tekan ok. Selain itu, coba cek key BootExecute di :
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet001ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet002ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet003ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet00xControlSession Manager

Regedit

Regedit

x=bergantung pada komputer anda, intinya, cek semua key BootExecute yang ada pada registry yang mirip seperti diatas. Kemudian lakukan hal yang sama.
2.Untuk kemungkinan yang ke 2, coba cek dulu dengan menggunakan program yang biasa digunakan untuk memanajemen partisi. Biasanya kita dapat melakukan cek kesehatan partisi kita melalui software tersebut. Apabila tidak ditemukan masalah pada partisi anda, maka kemungkinan yang tersisa adalah harddisk anda ‘cidera’ secara fisik. Maka cepat-cepatlah backup data anda, dan garansikan harddisk anda apabila masih bergaransi, kalau garansi sudah habis, apa boleh buat, beli harddisk baru ;P Karena biasanya biaya untuk servis harddisk hampir menyamai dengan beli harddisk baru…

Selamat mencoba…


Belajar Sendiri Free Data Recovery | Mengembalikan Data Yang Hilang Dengan Gratis

Pernahkah anda kehilangan data anda? Misalnya secara tak sengaja data anda terhapus, tertimpa file data yang lain, atau bahkan terformat… Jika file yang hilang itu adalah file yang penting pastilah akan menjadi sangat bermasalah bagi anda. Lalu apa solusinya? Menggunakan jasa data recovery yang mahal? Sekarang akan saya coba ajarkan kepada anda, bagaimana cara mengembalikan data anda yang hilang dengan cara yang sangat mudah dan murah, bahkan dapat dikatakan GRATIS !!!

  1. Pertama-tama, apabila terjadi ‘insiden’ data anda terhapus, maka langkah yang harus anda lakukan adalah :
    • Hindari penggunaan (penulisan/penyimpanan/penghapusan data) pada media penyimpanan tersebut sementara sampai data anda di-recover. Hal ini berfungsi untuk meminimalkan penimpaan pada data yang terhapus, sehingga kemungkinan kesuksesan untuk me-recover data tersebut semakin besar.
    • Segera cabut media penyimpanan data apabila memungkinkan (memory card pada HP/Camera/PDA), jika tidak memungkinkan (Harddisk pada komputer) cukup lakukan point sebelumnya.
  2. Download software recovery GRATIS (v1.24 sesuai tutorial) disini (3.046 KB).
    Download software recovery GRATIS (v1.43 terbaru) disini (2.811 KB).
    Kemudian install.
    password : sGun
    Virus Free !!! Tested by :
    Kaspersky Internet Security 2011, Database 2011-05-11
    Avira AntiVir Personal, Database 2011-05-11
  3. Masukkan media penyimpanan yang akan di-recover.
  4. Jalankan software recovery (selanjutnya akan disebut ‘Recuva’).

    Recuva

    Recuva

  5. Apabila diinginkan, anda dapat melakukan beberapa seting sesuai dengan kebutuhan dengan memilih menu option.
    Options-General 1

    Options-General 1

    Options-General 2

    Options-General 2

    Pada bagian Interface :

    • Language : Kita dapat mengganti bahasa sesuai dengan kebutuhan.
    • View Mode : Pilihan untuk merubah jenis tampilan pada kolom file list.
      • List View : File akan ditampilkan dalam bentuk list saja.
      • Tree View : File akan ditampilkan ke dalam struktur direktorinya, seperti pada Windows Explorer.
      • Thumbnails View : File akan ditampilkan ke dalam bentuk preview dari isi file tersebut, berguna apabila file yang dicari adalah file gambar.
    • Wizard : Ini merupakan menu praktis bagi pemula yang akan menuntun kita langkah demi langkah, untuk tutorial ini akan kita skip saja bagian ini.
      Pada bagian Advanced :
    • Automaticaly Check for Updates : Program dapat mengecek update program secara otomatis.
    • Save All Settings to INI File : Centang saja untuk pilihan ini.
    • Secure Overwriting : Ini adalah pilihan metode yang dapat kita gunakan untuk melakukan ‘Secure Overwriting’ yang akan kita bahas nanti. Semakin banyak, maka akan semakin baik dan juga akan memerlukan waktu proses yang semakin lama.
      Options-Actions

      Options-Actions

      Pada bagian Scanning :

    • Show Files Found In Hidden System Directories : Opsi ini berguna apabila file yang kita cari merupakan file system dan atau file yang beratribut hidden.
    • Show Zero Byte Files : Terkadang tidak semua file memiliki isi, biasanya file seperti ini memiliki ukuran 0 byte.
    • Show Securely Overwriten Files : Untuk file yang pernah kita hapus menggunakan file shredder atau program lain sejenis, kita masih bisa mengembalikannya.
    • Deep Scan : Pilih opsi ini untuk hasil pencarian yang lebih optimal.
    • Scan For Non-Deleted Files : Untuk kasus data yang ter-format, pilih opsi ini. Juga apabila anda ingin me-recover data yang corrupt namun tidak terhapus.
      Pada bagian Recovering :
    • Restore Folder Structure : File yang di-recover akan dikembalikan sesuai dengan struktur folder aslinya.
  6. Pilih Drive yang akan di-scan untuk pencarian file. Kemudian tekan Scan. Tunggu hingga proses scan selesai.
  7. Kemudian pada kolom file list akan muncul file-file yang ada.
    Not Overwritten

    Not Overwritten

    Excellent

    Excellent

    Unrecoverable

    Unrecoverable

    • Not Overwritten = Artinya file tersebut tidak terhapus, masih ada, dan tidak perlu di-recover. Namun jika file tersebut corrupt, dapat juga di-recover disini.
    • Excellent = Artinya file tersebut dapat di-recover dengan baik.
    • Unrecoverable = Artinya file tersebut telah tertindih file lain dan tidak dapat di-recover, namun jangan khawatir, karena umumnya file dengan status ini masih dapat di-recover, meskipun ada juga kemungkinan tidak dapat di-recover karena file sudah terlalu banyak tertindih file lain.
  8. Pilih file yang ingin anda recover, dapat dipilih beberapa file sekaligus dengan mencentang file-file tersebut.
  9. Pilih folder tujuan, kemudian klik tombol recover. Jika sukses, maka file-file anda dapat anda temukan di folder tujuan recover.
  10. FINISH. ^^

Secure Overwrite :

Secure Overwrite

Secure Overwrite

Fungsi ini dapat kita gunakan untuk menghapus file yang bersifat penting dan sudah tidak kita gunakan lagi. Misalnya saja : File daftar nomor kartu kredit kita. Nah, daripada nanti di-recover oleh orang lain yang iseng, lebih baik dihapus dengan aman. Penghapusan file yang hanya dilakukan satu kali saja tentu dapat dengan sangat mudah di-recover kembali. Fitur ini melakukan penghapusan dengan cara menghapus file kemudian menindih-nya dengan data yang tidak penting. Sehingga proses recover menjadi akan lebih sulit. Semakin banyak jumlah fase (pass), maka semakin aman data tersebut dihapus.
INGAT, proses ini tidak menjamin 100% data anda akan terhapus dengan aman, hanya mengurangi kemungkinan keberhasilan proses recover data anda. Untuk proses penghapusan data agar tidak dapat di-recover kembali, akan kita bahas di lain kesempatan. ^^