Tag Archives: Scandisk

Kartu Memori Tercabut Secara Otomatis Pada Nokia Symbian S60 3rd

saya baru saja mengalami hal aneh ini. saya menggunakan Nokia E71, S60 3rd edition, dan tiba-tiba saja memory card saya secara terus-menerus ter-remove dari HP secara otomatis ketika sedang menjalankan aplikasi tertentu. seketika itu juga panik melanda, karena saya merasa tidak menginstall aplikasi apapun, dan itu terjadi di saat saya men-charge HP saya, padahal sebelumnya normal-normal saja. oke, saya pikir lebih baik saya telusuri kembali secara urut mundur ke-belakang apa saja yang telah saya lakukan.

pertama, saya coba untuk restart HP saya, dan lakukan penggunaan biasa secara normal. tidak sampai setengah jam kemudian, tiba-tiba semua aplikasi yang sedang saya gunakan tertutup dan memory card saya ter-remove kembali secara otomatis. arghh…

oke, percobaan ke-dua, saya coba uninstall aplikasi terakhir yang saya install. dan.. poof… tetap saja sama. yang membuat saya penasaran adalah kejadian itu terjadi ketika saya menggunakan aplikasi yang biasa saya pakai sehari-hari, Opera Mobile, Gravity, dan ProfiMail.

ketiga, saya putuskan pasti ada yang tidak beres dari ketiga aplikasi itu, maka saya coba uninstall dan saya install kembali. tetap saja tidak ada hasil, namun yang bikin saya makin penasaran, jarak waktu memory card ter-remove tidak menentu, kadang cepat, kadang bisa sampai berjam-jam.

oke mencoba peruntungan saya, saya coba sambungkan dengan komputer menggunakan kabel data sebagai removable media. dan saya coba tes menggunakan command prompt (start-all programs-accessories-command prompt) menggunakan perintah CHKDSK (check disk), fasilitas scandisk milik Windows.

dan hola..~ masalah terpecahkan, ternyata ada bagian dari memory card yang corrupt, saya coba betulkan menggunakan parameter /F (fix). saya coba kembali penggunaan normal, dan akhirnya tidak terjadi apa-apa, semuanya berjalan normal kembali. 🙂

kesimpulan : masalah memory card ter-remove secara otomatis, dapat disebabkan oleh sistem Symbian yang mendeteksi adanya masalah pada File System yang ada pada memory card (corrupt). corrupt-nya File System memory card dapat disebabkan karena beberapa hal seperti tercabutnya memory card tanpa safely remove baik melalui HP maupun komputer, tercabutnya baterai HP pada saat penggunaan, habisnya baterai sampai habis total sehingga HP mengalami emergency shutdown, dll. masalah ini dapat diperbaiki salah satunya dengan menggunakan perintah CHKDSK melalui Command Prompt Windows dengan parameter /F. INGATLAH UNTUK MELAKUKAN BACKUP TERLEBIH DAHULU MEMORY CARD ANDA! karena mungkin saja Windows melakukan penghapusan file pada saat memperbaiki File System! selamat mencoba. 🙂


Mengatasi Masalah Scandisk Berulang Pada Windows XP

Pernahkah komputer anda dimatikan tanpa melalui proses shutdown? Hampir 99% pasti menjawab ‘pernah’. Meskipun hal ini terjadi secara tidak sengaja, seperti saat listrik padam, dan sialnya komputer kita tidak memakai UPS…

Lalu apa yang terjadi ketika anda menyalakan kembali komputer anda? Jika anda memakai OS Windows pasti anda akan dibawa ke layar ScanDisk terlebih dahulu oleh Windows anda sebelum komputer anda dapat digunakan kembali.

Ahh… terlalu lama proses ScanDisk ini, saya tekan keyboard saja biar di-skip. Eitt… jangan dulu, sebab proses ScanDisk ini sangatlah diperlukan oleh OS Windows agar file maupun filesystem yang ada pada harddisk anda terjamin keutuhannya.

Ketika komputer kita dimatikan secara mendadak tanpa melalui proses shutdown, maka yang terjadi adalah file-file dan atau program yang sedang dibuka/berjalan tidak disimpan seutuhnya di dalam harddisk anda, bahkan mungkin tidak tersimpan sama sekali. File-file yang tidak utuh (hanya tersimpan sebagian) ini dapat mengganggu filesystem yang digunakan, dan apabila kasusnya sudah parahh… maka filesystem yang ada pada harddisk dapat rusak dan jalan keluarnya yaitu format harddisk anda.

Disarankan agar anda melalui proses ScanDisk ini sampai selesai. Hal ini bertujuan agar file-file yang tidak tersimpan sempurna tersebut dapat di bersihkan oleh OS. Sehingga tidak mengganggu, dan tentunya file-file tersebut tidak diperlukan lagi karena tidak dapat kita gunakan.

Nahh… untuk kasus yang satu ini mungkin tidak semua orang pernah mengalami.
Kasusnya seperti ini : Biasanya jika kita telah melakukan scandisk yang disarankan oleh Windows ketika komputer kita tidak dimatikan dengan benar, maka pada booting berikutnya, kita tidak akan diminta untuk melakukan scandisk lagi. Tapiii… ini koq diminta scandisk lagi??? Dicoba deh di restart lagi… Ehh… kok masih diminta scandisk lagi… Dan kejadian ini akan berulang terus setiap kita menyalakan komputer. Kenapa yah???

Ada 2 jawaban :
1.Karena adanya kesalahan yang dilakukan oleh Windows, lebih tepat dapat dikatakan sebagai Bug. Yaitu setelah proses scandisk selesai dilakukan, Windows ‘lupa’ menghapus registry yang berfungsi untuk melakukan scandisk otomatis pada saat system booting. Ini hal yang paling banyak terjadi pada Windows XP.
2.Karena adanya masalah pada partisi harddisk anda, atau harddisk anda memiliki masalah fisik.
Solusinya :
1.Untuk kemungkinan 1, kita dapat memperbaiki registry Windows secara manual. Caranya :
a.Pilih menu Start – Run- ketik : regedit – tekan enter.
b.Cari key BootExecute di HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSession Manager seperti pada gambar.

Regedit

Regedit

Key BootExecute ini seharusnya kosong, tidak ada isi/value nya. Untuk mengubahnya, dobel klik pada key tersebut, kemudian kosongkan isinya, tekan ok. Selain itu, coba cek key BootExecute di :
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet001ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet002ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet003ControlSession Manager
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMControlSet00xControlSession Manager

Regedit

Regedit

x=bergantung pada komputer anda, intinya, cek semua key BootExecute yang ada pada registry yang mirip seperti diatas. Kemudian lakukan hal yang sama.
2.Untuk kemungkinan yang ke 2, coba cek dulu dengan menggunakan program yang biasa digunakan untuk memanajemen partisi. Biasanya kita dapat melakukan cek kesehatan partisi kita melalui software tersebut. Apabila tidak ditemukan masalah pada partisi anda, maka kemungkinan yang tersisa adalah harddisk anda ‘cidera’ secara fisik. Maka cepat-cepatlah backup data anda, dan garansikan harddisk anda apabila masih bergaransi, kalau garansi sudah habis, apa boleh buat, beli harddisk baru ;P Karena biasanya biaya untuk servis harddisk hampir menyamai dengan beli harddisk baru…

Selamat mencoba…